Pemkab Sangihe Gelar Upacara Bendera Peringati HUT Daerah Kepulauan Sangihe ke-601

Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ke-601 Tahun 2026.
‎
‎Upacara berlangsung khidmat pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 07.30 WITA, bertempat di Lapangan Gelora Santiago, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna.
‎
‎Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, ME, sementara pemimpin upacara dipercayakan kepada Richard Salenda, STTP.
‎
‎Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
‎
‎Tampak hadir antara lain Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah Melanchton Harry Wolff, ST, ME, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, perwakilan TNI dari Kodim 1301/Sangihe dan Lanal Tahuna, perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, anggota DPRD, para camat, lurah dan kapitalaung se-Kabupaten Kepulauan Sangihe.
‎
‎Dalam amanatnya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan saat ini harus senantiasa berpijak pada sejarah, nilai moral, serta semangat pengorbanan para pendahulu.
‎
‎Ia menyampaikan bahwa tema peringatan HUT ke-601 mengandung makna spiritual mendalam, yakni ajakan untuk bersukacita dan mensyukuri setiap berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa dalam perjalanan sejarah dan pembangunan daerah.
‎
‎“Setiap capaian yang kita raih harus disyukuri dengan penuh ketulusan, sekaligus menjadi energi untuk terus bekerja, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” ujar Bupati.
‎
‎Ia juga menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi orientasi utama pembangunan daerah.
‎
‎Kesejahteraan tersebut tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun penghargaan yang diraih, tetapi juga dari terpenuhinya rasa keadilan serta meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
‎
‎Sebagai daerah kepulauan di wilayah Nusa Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe diakui masih menghadapi berbagai tantangan geografis dan keterbatasan akses.
‎
‎Namun demikian, Bupati menyatakan optimisme bahwa tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang kemajuan melalui kerja bersama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan etos kerja, dan membangun daerah secara kolaboratif.
‎
‎“Jadikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai kompas, dan kesejahteraan rakyat sebagai orientasi utama dalam setiap kebijakan dan program pembangunan,” tegasnya.
‎
‎Rangkaian upacara dilanjutkan dengan doa bersama, menyanyikan lagu daerah Sangihe i Kekendage, penghormatan kepada lambang daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta sesi foto bersama. Upacara berakhir pada pukul 08.30 WITA dan berlangsung aman, tertib, serta lancar.
‎
‎Susunan pasukan upacara terdiri dari satu SST Kodim 1301/Sangihe, satu SST TNI AL Lanal Tahuna, satu SST Polres Kepulauan Sangihe, satu SSR Dinas Perhubungan, ASN se-Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta siswa-siswi SMA.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait