Warning: getimagesize(http://www.barometersulut.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0000-1024x682.jpg): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/baromete/public_html/wp-content/plugins/wp-open-graph/output.class.php on line 308

Email: info@barometersulut.com | Phone: +62 821-8896-9002

Barometer
0

Danrem 131/ Santiago Pimpin Apel Danramil 2018

Robert Minta Aparat Teritorial Harus Kreatif dan Berprestasi

Written by Redaksi Barometer Sulut  •  Minggu, 04.03.2018, 20:33
72 Views

IMG-20180305-WA0000
MANADO,Barometersulut.com-Guna meningkatkan kemampuan aparat kowil dalam rangka menghadapi permasalahan di wilayah binaan melalui pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter) sebagai dukungan bagi tugas pokok TNI-AD ke depan, Komando Resort Militer (Korem) 131/Santiago melaksanakan apel Danramil jajaran Korem 131/Santiago,Kamis (1/3/2018) di aula Santiago Makorem 131/Santiago.

Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan apel Danramil ini, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan apel Danrem dan Dandim terpusat dengan harapan sasaran kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dan mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas-tugas para Danramil Jajaran Korem 131/Santiago.
“Saya berharap agar kegiatan yang dilaksanakan ini tidak terkesan sekedar seremonial belaka dan untuk melaksanakan suatu program kerja tanpa suatu hasil yang berarti, namun tujuan dan target yang ingin dicapai dapat diwujudkan secara maksimal.”ujar Robert sapaan akrabnya.

Dia menambahkan kiranya pelaksanaan apel Danramil sesuai rencana dilaksanakan selama dua hari dengan diisi beberapa kegiatan, seperti penyampaian materi dari masing-masing staf dan instansi terkait lainnya, hendaknya dijadikan sebagai momen strategis untuk mempererat kerjasama serta menyerap berbagai informasi penting sebagai acuan, referensi dan pedoman dalam pelaksanaan tugas-tugas Koramil sebagai bagian dari Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil).

Untuk itu kata Dia bahwa perlu dipahami eksistensi komando kewilayahan sebagai salah satu gelar kekuatan TNI di daerah, memiliki peran dalam menciptakan kondisi kondusif demi terlaksananya pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat didayagunakan untuk kepentingan pertahanan dimana hal tersebut dapat terwujud dengan baik.”Saya berharap fungsi Binter dapat direalisasikan dengan optimal, sebab Binter merupakan salah satu fungsi utama dari Komando kewilayahan yang dilaksanakan untuk memberdayakan potensi wilayah menjadi kekuatan wilayah dalam bentuk ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh guna penyiapan pertahanan negara.Dalam hal ini, Pembinaan Teritorial harus dilaksanakan secara terus menerus dengan melibatkan segenap komponen bangsa secara terpadu serta menggunakan metode binter yang meliputi Bhakti TNI, Pembinaan Ketahanan Wilayah dan Pembinaan Komunikasi Sosial.”tegasnya sambil menegaskan aparat Satkowil harus berupaya melakukan berbagai macam pendekatan, diantaranya adalah melaksanakan upaya penangkalan dan deteksi dini terhadap setiap sumber kerawanan dan bencana alam yang terjadi di wilayah.

Lebih jauh Robert mengatakan bahwa strategi pertahanan yang paling mungkin dipilih saat ini dan dipersiapkan sebagai suatu strategi penangkalan adalah dengan digelarnya Komando Kewilayahan TNI dengan tugas-tugas antara lain, pendataan terhadap pemberdayaan wilayah pertahanan dalam perspektif kepentingan nasional, selaku penangkal dan penindak awal dari segala bentuk ancaman di wilayahnya untuk itu, keberadaan Kowil TNI AD mulai dari Kodam, Korem, Kodim, Koramil sampai kepada Babinsa tentu sangat besar perannya, khususnya dalam membantu pemerintah melaksanakan program-program pembangunan nasional, mengingat proses pembangunan nasional sangat membutuhkan stabilitas keamanan nasional yang mantap

“Danramil yang di bantu oleh para Babinsa dapat lebih kontributif dengan tetap memperhatikan metoda komunikasi sosial, bhakti TNI dan Bintahwil guna meningkatkan kesadaran masyarakat (public awareness) terhadap kemungkinan ancaman yang terjadi.”ucapnya.

Sementara itu ketika diwawancarai Barometersulut.com Danrem yang akrab disapa Robert itu mengatakan dengan adanya kegiatan ini para Danramil diberi motivasi dan penguatan tentang kemampuan pembinaan teritorial secara personal,sebab kata dia sebagai ujung tombak dari pembinaan teritorial para Danramil harus mampu bersikap tegas sesuai dengan tugas,tanggung jawab berdasarkan Sapta Marga,Sumpah prajurit dan 8 wajib TNI.”Seorang Danramil harus mampu memiliki dan bersikap sebagai aparat teritorial yang handal.”tandas Robert sambil menambahkan seorang aparat Teritorial harus kreatif dan beprestasi.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu selain dihadiri oleh Danrem 131/Santiago dan diikuti oleh Danramil sejajaran Korem 131/Santiago, juga turut hadir para Kasi Korem 131/Santiago, para Dandim jajaran Korem 131/Santiago, para Dan/Kabalak jajaran Korem 131/Santiago.(Regina.TS)

More Articles

  • Sepuluh Pamen Jajaran Kodam XIII...

    MANADO,Barometersulut.com-Markas Besar Angkatan...

  • By Redaksi Barometer Sulut • Apr 04 Read More »

    Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    To Top