Email: info@example.com | Phone: 0181 1234 567

Barometer
0

Diikuti Sebanyak 227 Orang Prajurit

Pangdam XIII/Merdeka Buka Diktukbareg TNI AD TA 2018

Written by Redaksi Barometer Sulut  •  Kamis, 04.01.2018, 19:42
112 Views

IMG-20180105-WA0000
TOMOHON,Barometersulut.com-Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito,Kamis (4/1/2018) secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Reguler (Diktukbareg) TNI AD TA 2018 di lapangan Rindam XIII/Merdeka,Tomohon.

Pada upacara pembukaan tersebut Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) sedangkan Dandodiklatpur Letkol Inf Bambang Hermanto sebagai Komandan upacara (Danup).

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) ini untuk membentuk prajurit siswa agar menjadi bintara TNI angkatan darat yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit yang berpengetahuan dan memiliki keterampilan dasar golongan Bintara, serta kondisi jasmani yang samapta sehingga mampu melakukan tugas jabatan sebagai komandan regu atau setingkat komandan regu disatuan satuan jajaran TNI angkatan darat dalam jajaran Kodam XIII/Merdeka
“Pelaksanaan Diktukba reguler ini pula merupakan program pembinaan karier TNI angkatan darat yang memiliki tujuan untuk mewujudkan profesionalisme prajurit agar mampu melaksanakan tugas dengan berhasil sesuai dengan tuntutan yang diharapkan, dimana dalam Pendidikan dan latihan ini para Prajurit siswa akan diberikan pembekalan materi yang sesuai tuntutan tugas sebagai prajurit, sehingga ini perlu dipahami benar semua materi yang diberikan”tegas Ganip sambil menambahkan nantinya para Prajurit Siswa setelah selesai mengikuti proses pendidikan mampu menjadi Bintara TNI angkatan darat yang profesional dan dapat diandalkan dalam upaya untuk mencapai tugas pokok satuan.

Untuk itu kata Ganip dalam menghadapi tahapan pendidikan dan pelatihan dalam rangka peralihan golongan Tamtama ke Bintara ini,maka dibutuhkan semangat,kerja keras,disiplin dan berlatih sesuai dengan materi serta tujuan pendidikan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan.”Saya berharap agar seluruh prajurit siswa yang berjumlah 227 orang ini dapat mempersiapkan mental dan fisik sehingga dapat mengikuti tahapan pendidikan dengan tuntas,sebab bagi yang tidak memenuhi syarat akademis dan hasil pendidikan maka akan dikembalikan ke kesatuan asal dengan golongan semula.”tandas Ganip sambil menambahkan bagi yang memenuhi syarat dan dinyatakan lulus akan menjadi komandan regu atau komandan yang setingkat pada seluruh satuan dalam jajaran Kodam XIII/Merdeka.

Dalam kesempatan yang sama Pangdam XIII/Merdeka kepada awak media mengungkapkan pihak Kodam XIII/ Merdeka patut mengapresiasi kerja keras Danrindam XIII/Merdeka bersama staf serta para guru militer yang telah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pelatihan dan pendidikan nantinya,dimana kata Ganip bahwa pendidikan dan pelatihan ini adalah wujud operasional dari Rindam XIII/Merdeka.”Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan para prajurit beralih golongan dari Tamtama menjadi Bintara.”tandasnya sambil menambahkan selain Diktukbareg ada dua cabang pendidikan dan pelatihan yang belum dilaksanakan di Rindam XIII/Merdeka yakni pendidikan kejuruan Tamtama dan pendidikan bela negara bagi seluruh komponen masyarakat setempat.

Sementara itu Danrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Aminton Manurung kepada Barometersulut.com mengatakan pada prinsipnya materi pendidikan dan latihan yang dilaksanakan berlaku secara nasional seperti selama ini dilaksanakan,hanya saja keuntungannya bagi prajurit siswa yang dinyatakan memenuhi syarat akademik yakni mencapai point 70 hanya akan ditempatkan diseluruh satuan dalam jajaran Kodam XIII/Merdeka sebagai pelaksana Pendidikan dan pelatihan.”Saya optimis seluruh peserta ini akan mampu mengikuti pendidikan sebab seluruhnya adalah prajurit TNI angkatan darat pilihan.” ujarnya sambil menambahkan faktor kesehatan yang tidak prima menjadi salah satu penyebab umum para prajurit siswa untuk gagal.

Aminton menambahkan Pendidikan Diktukbareg TNI AD tahun 2018 ini diikuti oleh 227 personel yang rata rata berpangkat Kopral Dua (Kopda) dan akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan yakni pendidikan dasar selama 3 bulan dan pendidikan kecabangan 2 bulan.

Upacara pembukaan Diktubareg tahun 2018 ini ditandai dengan penyematan tanda prajurit siswa secara simbolis kepada perwakilan siswa oleh Pangdam XIII/Merdeka.

Kegiatan ini selain dihadiri Pangdam XIII/Merdeka,turut hadir juga Kasdam XIII/Merdeka A.A.B Maliogha, Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Franky Mamahit, Danrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Aminton Manurung, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Arh Trias Wijanarko, Wadanrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Putra Widiastawa, Para Asisten Kasdam XIII/Merdeka dan Kabalak serta Dansat Kodam XIII/Merdeka, Staf ahli Pangdam bidang Ekonomi XIII/Merdeka Kolonel Czi Wiryo, Danrem 131/Santiago yang diwakili oleh Kasipers Korem 131/Santiago Kolonel Inf Ardianto, Dandim 1309/Manado yang diwakili Kasdim 1309/Manado Mayor Inf Masdin Karmas, Dandim 1302/Minahasa yang diwakili oleh Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Maudin Purba, Para pejabat Rindam XIII/Merdeka, Forkopimda jajaran Kota Tomohon, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Atie Ganip Warsito, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Ida Maliogha, Wakil Ketua Persit KCK Rindam XIII/Merdeka Ny Desak Putra Widiastawa, Para Ketua Cabang dan perwakilan anggota Pengurus Daerah XIII/Merdeka.(Regina.TS)

More Articles

  • Sepuluh Pamen Jajaran Kodam XIII...

    MANADO,Barometersulut.com-Markas Besar Angkatan...

  • By Redaksi Barometer Sulut • Apr 04 Read More »

    Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    To Top