Kawatu Dorong Kabupaten/Kota Kawal Pembangunan di Masa Pandemi

Manado, BAROMETERSULUT –
Meski terkendala pendemi Covid-19, namun pembangunan di daerah harus tetap berjalan maju.

Sekdaprov Sulawesi Utara Asiano Gammy Kawatu mengatakan proses pembangunan di daerah meskipun diperhadapkan dengan berbagai tantangan berat seperti halnya pandemi Covid-19 yang belum berakhir, yang bahkan kembali bergejolak sepekan terakhir, jangan pernah surut.

“Dengan pengalaman dan ketangguhan kita dan daerah kita, mari kita kawal proses pembangunan daerah hingga pada muaranya, yakni kemajuan dan kesejahteraan bersama,” katanya saat embuka kegiatan Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten Kota Tahun 2022 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulut di Hotel Grand Puri Manado, Selasa (8/2/2022).

Diketahui, Kementerian PPN/Bappenas tiap tahunnya menyelenggarakan evaluasi komprehensif dan kreatif melalui PPD dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat maupun daerah serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kdpada pemerintah daerah atas prestasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Baca juga:  Lantik Rita Tamuntuan Jabat Ketua TP-PKK Sulut Periode 2021-2024, Ini Pesan Ketum Tri Tito Karnavian

Berkaitan dengan hal tersebut, Sekdaprov Kawatu menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional ditentukan oleh keberhasilan daerah dalam menyiapkan perencanaan pelaksanaan dan mencapai target maupun sasaran pembangunan daerah dengan baik.

Dia juga menjelaskan pentingnya penyelenggaraan PPD yang menjadi indikator kemajuan proses perencanaan di daerah.

“Penilaian tingkat provinsi ini kita ketahui adalah untuk mendapatkan nominator perwakilan Sulawesi Utara yang akan masuk penilaian tingkat nasional sehingga selayaknya harus diikuti oleh seluruh daerah kabupaten/kota,” ujarnya.

Pada prinsipnya penilaian maupun apresiasi dari pemerintah provinsi terhadap pemerintah kabupaten/kota ditujukan untuk :

• Mendorong seluruh pemerintah daerah dapat menyusun dokumen perencanaan yang konsisten komprehensif terukur dan dapat dilaksanakan;

• Mendorong integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah;

Baca juga:  Wadan Lantamal VIII Dampingi Walikota Bitung Lepas Lomba Fun Bike

• Mendorong seluruh pemerintah daerah dapat melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan; serta

• Mendorong seluruh pemerintah daerah dapat berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

“Di samping itu untuk membuat kita semua bisa tetap survive melaksanakan tugas dan kewajiban, menjalankan pembangunan sesuai perencanaan, dan mencapai target target maupun sasaran sasaran sebagaimana telah ditetapkan,” tandasnya.

Ditambahkannya, agar Penilaian PPD dapat melahirkan inovasi-inovasi pembangunan yang dapat menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi di daerah, sehingga dapat mencapai visi bersama dalam menyongsong Sulawesi Utara maju dan sejahtera sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia Pasifik.

Turut hadir, Kepala Bappeda Sulut, para Kepala Bappeda/Bapelitbang se-Provinsi Sulut, serta Tim Penilai Utama (TPU), Tim Penilai Independen (TPI) dan Tim Penilai Teknis (TPT) Penilaian Kabupaten/Kota se-Sulut.

(Rendy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *