Sulut Diguyur Proyek Kementrian PUPR

Manado, BAROMETER –
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengguyurkan proyek untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Sejumlah proyek perumahan pun dibangun di beberapa wilayah Bumi Nyiur Melambai oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Direktorat Jenderal Perumahan.

Sulut bakal menikmati Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)  Tahun  2021.

Bantuan ini menyasar desa tersebar Kabupaten Minsel, Bolmong, Boltim, Bolsel, dan Kota Kotamobagu.

Pada tahun anggaran 2021 ini Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan alokasi BSPS reguler sebanyak 1.500 unit.

Sementara Proyek BSPS dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebanyak 150 unit, yang tersebar di 7 Kab/Kota.

Recky Lahope, Kepala Balai P2P Sulawesi I mengatakan bantuan program BSPS ini yang secara langsung menstimulan masyarakat untuk merenovasi rumah dari tidak layak huni menjadi layak huni. 

Ada lagi proyek Pembangunan Rumah Khusus (Rusus) di Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Pembangunan Rumah Khusus ini untuk kebutuhan khusus, seperti nelayan, pemukiman kembali korban bencana/pengungsi, guru, tenaga medis, TNI/Polri, serta petugas di daerah perbatasan. 

Baca juga:  Kapolres Talaud Gelar Ngopi Bareng Warga, Cara Efektif "Serap Aspirasi dan Motivasi Untuk Jaga Kamtibmas"

Pembangunan Rusus ini dengan jumlah 25 unit rumah yang terdiri dari 12 Tipe Couple dan 1 Tipe Single dengan tipe 28 m2 terdiri dari 2 ruang kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 ruang tamu yang dapat menampung satu keluarga kecil.

Pembangunan fasilitas nantinya meliputi, pembangunan prasarana sarana dan utilitas, pemasangan paving untuk jalan depan hunian, pembangunan drainase dan struktur bangunan Rusus ini menggunakan sistem struktur konvensional.

Pembangunannya sudah dimulai dengan dilakukan peletakan batu pertama 28 Juli 2021

Balai P2P Sulwesi I pun saat ini tengah merampungkan pembangunan satu tower rumah susun setinggi tiga lantai dengan 44 unit hunian tipe 36 senilai Rp 19,4 Miliar.

Proyek ini sudah dilakukan peletakan batu pertama Juli 2021.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan Rusun TNI ini akan dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) pada tahun 2021 dengan anggaran Rp 19,4 Miliar.

Baca juga:  Atie Ganip Serahkan Tali Asih Bagi Penjaga TMP Manado

Lokasi pembangunan berlokasi di di Desa Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

Rusun ini nantinya dibangun satu tower setinggi tiga lantai dengan 44 unit hunian tipe 36.

Sebelumnya juga Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I telah selesai membangun satu tower Rumah Susun  untuk mahasiswa di Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano, Minahasa

Proyek itu menelan anggaran senilai Rp 14.63 Miliar. Rusun mahasiswa Unima terdiri satu tower setinggi tiga lantai dengan 43 unit hunian tipe 24. 

Kementerian PUPR telah melengkapi rusun tersebut dengan meubelair yang memiliki kualitas baik seperti tempat tidur susun, lemari pakaian, dan meja belajar. Di Rusun ini juga disediakan kamar khusus untuk penyandang disabilitas lho.

Dengan fasilitas yang lengkap dan tempat tinggal yang nyaman diharapkan nantinya para mahasiswa dapat lebih fokus belajar demi terwujudnya Sumber Daya Manusia yang unggul untuk Indonesia Maju.

(Rendy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *