Maraknya Judi Togel di Bitung, Sejumlah Anak Dibawah Umur Mulai Ketagihan

Bitung, BAROMETERSULUT.com – Warga Kecamatan Maesa, Kota Bitung akhir-akhir ini diresahkan dengan maraknya Praktik perjudian toto gelap (Togel) karena sudah merambas sampai dengan kalangan anak dibawah umur.

Kabarnya, perjudian Togel Online ini bukan tanpa sebab. Dengan hanya bermodalkan sederhana bisa untung belipat-lipat ganda. Sehingga warga berlomba-lomba ikut dalam kegiatan haram tersebut.

Menurut warga, Senin (23/11/2020), maraknya peredaran judi togel ini terkesan sulit untuk disentuh dan diberantas aparat penegak hukum. Sebab, peredaran togel ini terbilang terstruktur dan sistematis.

Sampai-sampai aparat penegak hukum rupanya kesulitan untuk membongkar siapa bandar dan pengecer dibalik salah satu judi online terbesar ini.

Faisal (34), warga Kecamatan Maesa, mengatakan bahwa jika peredaran togel sudah berlangsung hampir tiga bulan nya tanpa “tercium” sedikitpun oleh pihak aparat.

Baca juga:  Polisi Amankan DT, Terduga Pelaku Penikaman di Girian Bawah

“Ini mulai meresahkan. Karena memasang kupon atau nomor togel terbilang bebas. Warga yang tergiur bisa datang langsung ke bandar siapa saja yang ada di wilayah Kecamatan Maesa ini. Kami hanya meminta agar praktik judi togel ini secepatnya diberantas. Karena akan banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari togel ini,” Katanya.

Menurutnya, jenis togel yang beredar, yakni togel Singapura, Hongkong dan Kamboja. Dan hasil dari pengundian nomor togel disampaikan atau dipublikasikan lewat internet.

“Ketika sudah ada nomor togel yang keluar. Nanti si bandar ini yang akan menyampaikan kepada warga yang telah memasang. Nah, mudahnya mengakses informasi ini membuat warga tergiur dan ikut-ikutan memasang togel tersebut,” Bebernya.

Baca juga:  Diduga Mabuk dan Aniaya Warga, 3 Pemuda di Pinokalan Bitung Diamankan Polisi

Ia juga mengatakan, penghasilan dari seorang bandar togel di wilayah Kecamatan Maesa. Diperkirakan kata dia, bisa mencapai puluhan juta dalam sehari. Karena, warga yang ikut dalam judi togel ini terbilang fantastis.

“Keuntungan si bandar ini juga tidak sedikit. Bisa mencapai Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. Bahkan Judi togel ini memberi iming-iming keuntungan 70-100 kali lipat. Kami hanya berharap, Polisi segera mengungkap dan menangkap para bandar dan pengecer yang telah meracuni otak warga di Kecamatan Maesa,” Pungkasnya.

Kapolsek Maesa, AKP Taufiq Arifin saat dikonfirmasi sejumlah awak media menyatakan, akan melakukan penyelidikan.

“Nanti kita akan laksanakan penyelidikan serta mendalami informasi tersebut,” tegas Arifin.

(Edot)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *